Showing posts with label JUST INFO. Show all posts
Showing posts with label JUST INFO. Show all posts

Thursday, 7 March 2024

MENIKMATI SEBLAK PRASMANAN SI EBROT



Namanya Seblak Prasmanan dan bakso aci Si Ebrot. Berlokasi di Jl. Al Mukhlisin Bedahan Sawangan Depok Jawa Barat, tempat kuliner yang satu ini bisa dibilang hidden gem karena letaknya yang masuk di dalam gang. 

Sebenarnya ini bukan kali pertama saya berkunjung kesini. Sudah beberapa kali melipir karena memang lokasinya tidak jauh dari lokasi sekolah anak. Dan kunjungan kali ini bisa dibilang dadakan. Sebelum masuk bulan Ramadhan, saya dan beberapa orang teman menyempatkan bertemu dan nongkrong di sini.  

Enaknya makan seblak disini karena sistimnya yang prasmanan. Jadi, kita bebas pilih mau apa aja, baik dari jenis kerupuknya, sampai ke bagian isi lainnya. Dan kamu nggak perlu khawatir soal harga, karena semua bahan sudah tertera harga-harganya, agar kamu bisa lebih mudah menghitung biaya semangkok seblakmu. 

Nggak cuma jenis kerupuknya aja yang banyak pilihan, topping-nya juga lengkap seperti bakso daging, bakso ikan, cilok, ceker, sayap ayam, sosis, odeng, dan masih banyak lagi lainnya. Bahan tambahan lainnya juga bervariasi, ada enoki, jamur kuping, cesim, telur, dan sebagainya. 

Selain itu, ada cemilan lainnya seperti cireng dengan berbagai isi yang berbeda. 
Kalau kamu melipir kesini, nggak perlu khawatir kehabisan topping. Karena pilihannya banyak, yang ada kamu bingung mau isi mangkok seblakmu dengan bahan apa aja. 


Tempatnya juga cukup luas. Kurang lebih ada sekitar 10 meja yang tersedia. Biasanya, tempat seblak ini jadi tongkrongannya anak-anak sekolah atau pun emak-emak yang lagi nunggu anaknya pulang sekolah. Karena lokasi seblak Ebrot ini memang nggak jauh dari sekolah TKIT SDIT Sabda Alam.

Soal parkiran, nggak usah khawatir, gaes. Parkirannya cukup luas kok di sini. Bisa menampung banyak kendaraan roda dua. Dan pastinya free alias gratis, tanpa perlu bayar parkir lagi. Lumayan lha ya, hemat 2000 rupiah buat nabung. Hihihi.

Ohiya, di sini juga cukup banyak pilihan untuk minumannya, mulai dari es teh sampai minuman cokelat yang di blend. Banyak varian deh. 

Dan, ini salah satu menu yang dipesan anaknya teman. Kebetulan, punya saya sendiri malah lupa difoto karena begitu diantar ke meja, langsung dilahap. 

Mangkok seblak ini isinya mie, kerupuk, beberapa jenis fish dumpling serta enoki. Semangkok ini dibandrol 12.000 rupiah aja dengan tingkat kepedasan level 1. 

Untuk masing-masing jenis kerupuk yang dimasak jadi seblak, dibandrol 2000 rupiah per sloki. Untuk kepingan mie juga dibandrol dengan harga yang sama. Sedangkan untuk olahan lainnya seperti dumpling, sosis, bakso, cilok, odeng, otak-otak Singapura, dan lain sebagainya dibandrol mulai harga seribu rupiah. 

Saya menghabiskan uang 15.500 untuk 1 porsi seblak yang berisi kerupuk, mie, odeng, sebutir telur ayam yang dikocok, dan dumpling isi ayam, plus segelas es teh manis. Bagaimana? Murah meriah bukan? 

Dan sebelum pulang, saya sempatkan dulu foto-foto di tengah perut yang sudah kekenyangan karena seblak. Mendadak mata jadi ngantuk kena hembusan kipas yang anginnya banter tenan. Hehehe. 


 

Sampai ketemu di cerita-cerita lainnya ya. Semoga bermanfaat. Ambil baiknya, buang buruknya. Bismillah, semoga Ramadhan kali ini bisa berjalan lancar dan lebih berkah. Aamiin. Mohon maaf lahir dan batin, kawan. 

#seblak
#siebrot
#seblakdepok
#seblaksawangan
#celotehtara
#kulinermurahmeriah
#seblakprasmanan


Wednesday, 22 July 2015

ADEMKAN DIRI

Pernahkah berada diposisi marah yang memuncak? Ketika oranglain menegur bahkan memberi solusi yang nampak malah membuat suasana hati dan keadaan semakin runyam. Saat itu, dibutuhkan hati yang bijak untuk siap menerima segala kritik dan masukan.

Adakalanya, baik kita atau oranglain semakin emosi saat sedang diingatkan oleh oranglain. Mengapa? Sebab emosi adalah pemicu amarah yang bisa semakin meledak luar biasa sebab ia berasal dari api. Untuk membuatnya reda ialah dengan berwudhu atau membasuh dengan air atau menenangkan diri dengan setenguk minuman yang dingin.

Banyak orang percaya, bahwa air dapat menenangkan. Hal ini bisa dikarenakan partikel-partikel yang dimiliki dan menjadi sifat dari air itu sendiri. Namun, senyawa dari air tidak akan dibahas detail dalam artikel ini. Silakan mencari tahu lebih dalam.

Intinya, tak ada keadaan yang menjadi lebih baik saat emosi dan amarah masih merajai diri. Mari dinginkan hati. Dinginkan diri.

#ademkandiri #dinginkanhati #dinginkandiri #tenangkandiri #maribelajar #solusiterbaik #perubahan #perjalananhidup #marahbukansolusi #cintadamai

Tuesday, 21 July 2015

NGABUBURIT

Kata pak Ustadz, ngabuburit itu ngabisin waktu sore dengan kegiatan positif. Nah, semenjak pindah ke Depok Jawa Barat, kegiatan ngabuburit hunting menu berbuka kami, bapak alihkan dengan... Bakar sampah di samping rumah.

Karena kebetulan ada lahan kosong di  samping rumah, jadi biasanya bapak bakar sampah rumput-rumput ilalang, atau sampah rumah tangga yang menumpuk akibat tukang sampah lama tak kunjung datang. Daripada jadi penyakit dan menimbulkan aroma tak nyaman, maka langkah ini yang diambil.

Terkadang, kegiatan sore diisi dengan membersihkan taman atau berkebun. Tak jarang kami duduk-duduk di samping rumah sambil berburu ulat bulu, kupu-kupu, kadal, ladybird, ataupun musang. Sayangnya, musang lebih mudah ditemui di malam hari. Walau tak jarang pula beberapa ekor musang numpang lewat di hadapan kami. Mereka hidup liar dan bebas. Bahkan bapak sering melihat musang lebih besar dari kucing. Hal yang tak pernah kami jumpai sebelumnya saat masih tinggal di Ibukota.

Ini ngabuburit kami. Bagaimana ngabuburitmu?

#Ngabuburit #kegiatanramadhan #backtonature #Bakarsampah #downtoearth

JANGAN BUANG BONGOL WORTEL

Melihat postingan teman di facebook yang membahas tentang bibit tanaman, membuat saya tergelitik ingin mengikuti jejaknya.
Wortel yang hendak di masak dibuang bonggolnya kemudian di letakkan di wadah sterefoam berlapiskan tisu berisi sedikit air. Dan tadaaa... Mulai muncul calon bibit tanaman baru. Tunggu sebentar lagi hingga siap ditanam di media tanah.

Besok coba apa lagi ya? Ternyata memulai menanam itu asyik juga ya. Padahal ini baru tahap awal. Baru mau mengumpulkan bakal bibit dan belum ke tahap bercocok tanam. Tapi, rasanya sudah menyenangkan sekali melihat percobaan itu berhasil.
Bahagia itu sederhana.

So, bercocok tanam yuk! Dan jangan buang bongol wortelnya. Karena mereka bukan sampah. Diproses sedikit, bisa menghasilkan tanaman baru yang bisa dimanfaatkan.

NB. Untuk mbak Nung Enje Nurjannah, makasih ya ilmunya. Semoga berkah dan menjadi salah satu pembuka pintu rezeki yang manfaat. Aamiin.

#cocoktanam #bibitseledri #manfaatbongolwortel #menanamitumenyenangkan #letsfungardening #berkebun #menanam #bahagiaitusederhana #downtoearth #wortel #budidaya

Monday, 13 July 2015

MENU BERBUKA

Memasuki Ramadhan, biasanya menu yang dihidangkan ada saja beda nya dengan bulan-bulan lain ya, moms. Biasanya, di meja makan jadi selalu ada kudapan yang manis-manis (semanis saya). Iya, gak? Mendadak ada kolak, es buah, sirup, sop buah, dll. Mendadak juga gak pernah absen yang namanya gorengan. Betul apa betul?

Boleh-boleh saja lho menghidangkan sajian istimewa di bulan Ramadhan. Apalagi menghidangkan untuk keluarga tercinta dan orang-orang yang dikasihi. Selain menimbulkan rasa bahagia bagi yang menerima, dan yang menyajikan juga mendapat pahala karena sudah menyiapkan hidangan berbuka untuk orang lain.

Tetapi, tetap dijaga kondisi finansialnya ya, moms. Kalau keuangan lagi mepet, gak harus ada kolak dan segala teman-temannya yang cukup merogoh kocek lebih dalam. Apalagi di tengah keadaan ekonomi yang makin melambung tinggi. Cukup seadanya dan semampunya.

Nah, seperti kali ini. Saya membuat hidangan nasi bakar kembali. Selain irit, juga karena memang sudah memasuki tanggal tua. Jadi, dana yang tersisa harus dimanfaatkan dengan bijak agar tidak terjadi besar pasak daripada tiang.

Pasalnya, kalau membuat nasi bakar itu bahan-bahan sudah tersedia di alam (di sekitar rumah). Daun pisang, tinggal tebas. Kangkung, tinggal petik. Timun beli seribu juga banyak. Sama halnya dengan labu siam kecil. Untuk membuat sambal, bahan-bahannya juga tersedia di alam tanpa beli. Banyak tetangga yang tanam.

Kalau kata mama saya dulu, orang Sunda tinggal di desa juga gak bakal kelaparan. Karena bahan pangan sudah tersedia di alam. Bukan bermaksud rasis, tetapi ini hanya perumpamaan orangtua dulu. Bukan berarti dari suku lain tidak bisa seperti ini. Hal ini berlaku bagi siapa saja yang doyan sayur mayur. Tak harus vegetarian. Semua orang sebaiknya memang mengonsumsi sayur mayur untuk kesehatan diri sendiri dan menjaga pencernaan dengan baik. Selain itu, tubuh memang tetap membutuhkan serat untuk menyeimbangkan kolesterol, lemak, dan lainnya yang berlebihan di serap tubuh.

Biasanya kebiasaan akan kudapan dan minuman manis memang diidentikkan dengan suguhan berbuka. Karena sudah sunnah bila berbuka dengan yang manis-manis. Namun, bukan berarti lantas tidak mengukur kadarnya. Karena kelebihan kadar gula tetap memberikan efek yang tidak baik bagi tubuh.

Nah, jadi bagaimana menu berbukamu? Tetap jaga keseimbangannya ya...

 
 




Tuesday, 23 June 2015

KREATIFKAN DIRI DI SETIAP KONDISI

Dokumen Pribadi
Handphone mati total akibat dimandiin sama si kecil, memang sempat bikin panik. Gimana nggak, itu satu-satunya akses untuk komunikasi dan menghasilkan income tambahan. Tapi ternyata, dibalik itu ada sisi positifnya juga. Saya jadi kembali menengok blog yang terbengkalai lama dan tak terurus. Mengapa? Karena kini hanya modem dengan sinyal deg-degan itulah satu-satunya media yang bisa dipakai untuk tetap surfing di dunia maya. Saya juga jadi menyempatkan waktu untuk menengok grup dan mencari-cari informasi penting di sela tidur si kecil. Puluhan inbox yang terabaikan mulai menjadi perhatian saya.

Bicara tentang inbox, ada belasan inbox yang menanyakan seputar nasi bakar yang saya upload beberapa hari lalu. Dan akan saya jawab pada status ini.

Teman, nasi bakar teri buatan saya itu bukanlah nasi bakar pada umumnya nasi bakar yang dijual dimana-mana. Nasi bakar yang saya posting cukup murmer dan mudah pembuatannya.

Caranya, saya menanak nasi seperti biasa memasaknya, hanya saja ditambahi dengan bumbu seperti teri nasi, bawang bombay, garam, sedikit gula dan minyak. Saya masak seperti memasak nasi biasa. Begitu sudah menjadi nasi, dibungkus dengan daun pisang dan dibakar. Maka jadilah nasi bakar. Berbeda dengan nasi bakar umumnya yang diberi isi seperti lontong, nasi bakar yang saya buat sudah tercampur dengan semua bahan. Dengan ditemani irisan timun dan sambal, serta tempe dan tahu bacem sudah nikmat untuk disantap. Nggak perlu lauk mahal ataupun mewah. Tetap dijamin kenyang dan nikmat kok rasanya.

Cara ini kerap saya gunakan bila dirasa kondisi keuangan sedang mepet. Karena dapat menghemat pengeluaran di tengah kondisi kebutuhan pangan yang semakin meningkat. Kalau orangtua dulu sering berkata, makan nasi tambah garam saja sudah enak... maka, zaman sekarang sedikit dimodifikasi dengan ditambahi bumbu terasa lebih enak. Toh cara memasaknya pun sama saja seperti memasak nasi. Dan bila ingin lebih maknyus, tinggal dimasukkan ke daun pisang dan dibakar, cita rasanya jadi semakin mantap. Karena daun pisang itu sendiri memang memiliki aroma yang sangat khas.

Dan cara membuatnya benar-benar mudah. Sama seperti memasak nasi. Nggak perlu bakat lain harus kreatif dan lain sebagainya. Karena memasak nasi sepertinya semua orang bisa kan? Yang nggak mau repot seperti saya, tinggal masukkan beras ke dalam rice cooker dan beri air serta bahan-bahannya. Colok, tinggal tunggu sampai matang menjadi nasi. Selesai. Sesimpel itu kok, dear. Karena memasak nasi nggak perlu keahlian khusus. Sama seperti memasak air, tinggal gunakan insting atau feeling sudah cukup.

Sementara untuk bahan-bahannya, tidak ada aturan baku. Semua bahan bisa dimasukkan sesuai selera dan kebutuhan. Jangan lupa dengan sedikit minyaknya. Jangan pernah takut salah dalam memasak. Karena saya selalu berkata pada diri saya sendiri, memasak itu mudah. Dan dengan cara apapun atau memakai bahan apapun asal hasil akhirnya bisa disantap, dan tidak dilarang agama maka sah-sah saja.

Tau gak? Dulu... sewaktu kami masih awal menikah dan belum memiliki kompor gas seperti sekarang, saya biasa memasak menggunakan rice cooker. Mulai dari menanak nasi, memasak sayur, menggoreng ikan, dan lain sebagainya. Bukan karena rice cooker saya keluaran produk impor dan mahal, tetapi memang kondisi yang membuat saya harus menggunakannya seperti itu. Terlebih dulu kami hanya mengontrak kamar kost-kostan berukuran 1 kamar saja. Tanpa dapur. Maka, rice cooker murah pun beralih menjadi multifungsi.

Bahkan, dikala kondisi tertentu saya memasak sayur lodeh berisi timun dan wortel. Karena memang terbiasa menyimpan bawang bombay, maka lodeh buatan saya berbahan timun, wortel, dan irisan bawang bombay. Sementara untuk santannya, dikarenakan tidak ada santan, maka saya gunakan susu cair/susu bubuk yang ada dipersediaan makanan tanpa harus mengeluarkan kocek untuk membeli kelapa parut atau santan instan. Lebih irit, tetapi menghasilkan menu yang lebih mantap rasanya.

Semua itu bukan karena saya pandai memasak, bukan! Tetapi lebih kepada kondisi yang mengharuskan saya untuk selalu harus bisa berkreasi dan berinovasi dalam menghemat pengeluaran dengan memanfaatkan bahan yang tersedia. Tak apalah, selama tidak menimbulkan keracunan makanan, why not? So, masak yuk!

MAKAN BAYAM, YUK!

Menu siang tadi request si bapak yang lagi libur, bening bayam jagung manis yang seger plus sayap crispy. Ehhh, Alhamdulillah dapat kiriman dari tetangga yang baik hati, semur daging sapi yang lezat banget. Tambah lengkap deh menu siangnya.
 
Ngomong-ngomong soal bayam, manfaatnya tuh banyak banget lho. Seperti yang tertulis dalam situs http://manfaat.co.id/manfaat-bayam, tanaman hijau ini mengandung vitamin A yang sangat baik untuk kesehatan mata serta vitamin K untuk penyerapan kalsium bagi tulang. Selain itu, bayam juga dapat berguna dalam menjaga kesehatan jantung, mencegah penuaan dini, melancarkan pencernaan, memproduksi sel darah merah, serta mampu mengurangi resiko kanker kulit.
 
Hayooo, siapa yang masih gak suka sayur? Dijamin rugi banget lho. Walau sempat beberapa waktu lalu harga seikat bayam mencapai 5000 rupiah, Tapi sekarang udah normal kok. Harga seikat bayam sudah 2000 rupiah. Dan itu cukup untuk makan sekeluarga.
Tapi tetap diperhatikan ya, jangan biasakan menghangatkan kembali sayur bayam yang belum habis dimakan dan jangan dikonsumsi lagi jika sudah melebihi dari 5-7 jam. Kenapa? Karena bayam mengandung Fe2 yang bila terlalu lama berkontak dengan oksigen akan berubah menjadi Fe3 yang bersifat toxid. Selain itu, bayam bersifat nitrat yang bila teroksidasi dengan udara terlalu lama akan mengubahnya menjadi nitrit yang bersifat racun bagi tubuh manusia. Dan masih banyak lagi yang lainnya.
Selamat bergoogling ria, ya. Dan selamat libur panjang. Happy nice day.

ANTARA RAMADHAN DAN HARGA PASAR

Dokumen Pribadi
Pernah baca postingan seorang teman bahwa tanda jelang Ramadhan dengan tampilnya iklan sirup Marjan berseliweran di layar TV. Hehehe, betul betul betul. Saya setuju! Dan, jelang Ramadhan juga ditandai dengan iklan-iklan sarung untuk para pria. Selain itu, masih ada lagi tanda lainnya.

Di sini, di Depok tempat saya tinggal,  mulai terasa suasana Ramadhan yang ditandai dengan kenaikan harga beberapa kali hingga Idul Fitri nanti. 1 bulan sebelum Ramadhan, 1 minggu menjelang Ramadhan, dan 2 minggu sebelum Idul Fitri.

Bermula dari kenaikan harga telur yang semula 18ribu/kg sudah naik menjadi 21ribu/kg. Konon menurut tetangga, tahun lalu dimana harga telur 17ribu/kg hingga jelang Idul Fitri bertengger di harga 24ribu/kg dengan 3x kenaikan. Ternyata, saat dipostingnya artikel ini, harga telur sudah bercokol di 25ribu/kg. Pusing? Pastinya. Karena Ramadhan baru berjalan beberapa hari. Sama halnya dengan harga 1 ekor ayam. Yang semula dibandrol 28ribu Naik menjadi 33 ribu/ekor dan saat ini sudah naik tajam menjadi 43ribu/ekor. Fiuhh...
Kenaikan harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri seolah sudah menjadi tradisi. Hal itu tak hanya berlaku pada harga sembako dan bahan kebutuhan pangan namun juga meliputi sandang dan lainnya. Tapi, setidaknya kenaikan ini tidak sekejam kenaikan harga apartemen dimana kenaikannya bisa cepat berubah hanya dalam hitungan hari. Piss, hehehe... Its just intermezzo.

Keterangan : Status ini hanya status biasa tanpa berniat nyinyir terhadap siapa pun.
Status ini hanya status emak galau lihat harga merangkak naik.

Sunday, 14 June 2015

MIYA8I SUSHI BINUS JAKARTA BARAT

Sebulan lalu, saya dan keluarga mungil saya meluangkan waktu untuk berkuliner ria. Dan tempat hang out yang menjadi pilihan adalah Sushi Miya8i di dekat kampus Binus Jakarta Barat.
 
Sengaja kami memilih lokasi ini memang karena kebetulan saat itu, ada agenda untuk berkunjung ke tempat dulu kami tinggal di sekitar Palmerah Barat untuk mengurus pergantian alamat di KTP semenjak kepindahan kami ke Depok 2 bulan lalu.
 
Selain itu, karena suami dan Aira anak saya merupakan penggemar makanan Jepang, maka mantaplah pilihan wisata kuliner kali ini ke Miya8i Sushi.
 
Ini pertama kalinya kami melangkahkan kaki di tempat ini. Secara garis besar, tempatnya bersih dan nyaman. Selain itu, di sini memiliki banyak spot-spot colokan untuk para pengunjung bila membawa laptop atau hendak mencharge telepon selularnya. Kursi merah sebagai tempat duduk pengunjung ada yang panjang seperti sofa dan ada yang single. Pelayanannya pun buat saya cukup memuaskan. Walau saya sempat dilanda bingung, entah mengapa Miya8i di lokasi ini terbilang sepi pengunjung. Padahal, harganya bisa dikatakan standar.
 
Kali itu saya memesan ice cream goreng, seporsi sushi berbalut salmon, dua porsi bento lengkap, milkshake dan orange juice. Dan untuk 6 item tersebut cukup dibandrol Rp. 193.000.
 
Soal rasa, mungkin karena lidah saya terbiasa memakan Hoka-hoka Bento, maka perbandingan saya antara Miya8i dan Hokben, menu dan rasa dari Hokben jauh lebih enak dari Miya8i. Entah untuk oranglain.   
 
Selain itu, pemilihan beras yang digunakan berbeda jauh dengan Hokben. Bila yang terbiasa menyantap bento Hokben, maka akan tau bagaimana rasa nasi yang digunakan. Pada bento Hokben, nasi lengket dan menyatu sehingga memudahkan pengunjung melahap nasi dengan memakai sumpit yang tersedia. Sedang pada Miya8i, nasi tidak menyatu, terpisah-pisah seperti nasi pera namun rasanya tidak sekeras nasi pera. Sehingga menyulitkan orang untuk memakan nasi tersebut menggunakan sumpit. Mungkin jenis beras yang digunakan memang berbeda. Buat saya, porsi Miya8i cukup banyak bilang dibanding dengan porsi Hokben. Dan dengan memakan menu pesanan tersebut sangat mengenyangkan perut-perut kami.
 
Biasanya, tempat ini dijadikan lokasi hangout mahasiswa sambil mengerjakan paper atau surfing internet. Dan kamu bisa bebas berjam-jam nongkrong di tempat ini.

 
 

Thursday, 4 June 2015

SOUVENIR PERNIKAHAN

image koleksi pribadi
Yang namanya pernikahan pasti tak lepas dari tamu undangan, makanan, dan suvenir. Dalam suatu pesta pernikahan, suvenir biasanya dimanfaatkan sebagai tanda ucapan terimakasih kepada para tamu undangan yang sudah hadir memberikan doa restu.
Beragam suvenir mulai dari yang unik hingga yang biasa, mulai dari yang mahal hingga yang murah meriah, mulai dari yang bisa dimanfaatkan hingga yang hanya sebagai hiasan saja, semua tergantung dari kebutuhan yang punya... hajat.
Saya termasuk salah satu yang hobi mengoleksi suvenir pernikahan. Segala jenis suvenir di simpan, mulai dari gunting kuku, lilin aroma terapi, sumpit, tasbih, sendok garpu, tempat tisu, gantungan baju, gerabah kecil, mug, sutil, bros, talenan, tempelan kulkas, saputangan, gelang rotan, handuk kecil, pan kecil, dompet, boneka kecil, pembuka botol, tatakan gelas, Al-Quran, gantungan telpon selular, dll.
Dan suvenir pernikahan teman kali adalah cendera mata seperti ini... Unik. Selain bisa dimanfaatkan saat mati lampu, bisa juga digunakan untuk penghias ruangan.

BESTIE

Dari sekian banyak teman yang saya miliki, mungkin hanya satu sosok manusia ini nih yang paling nge-klik. Sebab, cuma dia yang berani bicara...